Dalam upaya meningkatkan mutu pembelajaran berbasis industri, SMKN 1 Rancaekek melaksanakan kegiatan studi banding implementasi Teaching Factory ke SMKN 9 Kota Bandung pada tanggal 11 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam mengembangkan sistem pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
Sebanyak 9 orang perwakilan dari SMKN 1 Rancaekek disambut dengan hangat oleh pihak manajemen dan tim Teaching Factory SMKN 9 Kota Bandung. Dalam kesempatan tersebut, peserta studi banding memperoleh pemaparan mengenai konsep, manajemen, hingga strategi pelaksanaan Teaching Factory yang telah berjalan secara optimal di sekolah tersebut.
Selain sesi diskusi, kegiatan juga diisi dengan peninjauan langsung ke unit produksi dan ruang praktik yang menjadi pusat kegiatan Teaching Factory. Melalui kunjungan ini, peserta mendapatkan gambaran nyata tentang bagaimana proses pembelajaran dirancang menyerupai suasana dan standar kerja industri, sehingga peserta didik tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik berbasis proyek dan produksi nyata.
Kegiatan studi banding ini diharapkan dapat memberikan inspirasi serta referensi dalam pengembangan Teaching Factory di SMKN 1 Rancaekek. Dengan adanya pertukaran informasi dan pengalaman, sekolah optimis dapat mengimplementasikan sistem pembelajaran yang lebih efektif, profesional, dan berdaya saing tinggi.
Semoga hasil dari kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas lulusan yang siap kerja, kompeten, serta mampu bersaing di dunia industri maupun wirausaha.
